Tafsir Waktu, Sebuah Kajian dari Ustadz Nouman Ali Khan yang Ditulis dengan Gaya Novel

Ebook ini adalah sebuah tafsir yang diceritakan (ditulis) ulang oleh Suhendi Pusap dari tafsir surat Al ‘Ashr oleh Nouman Ali Khan, dia menuliskan:

  1. Ini buku tafsir, bukan novel.
  2. 99% bahan buku ini berasal dari rekaman lecture (ceramah) yang disampaikan ustadz Nouman Ali Khan dalam Bahasa Inggris, bisa didengarkan di Podcast.Bayyinah.Com, juga untuk tafsir yang lain.
  3. 1% sisanya merupakan penyesuaian alih medium dari speech (lisan) ke tulisan dan alih bahasa dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, usaha menjembatani beberapa perbedaan cita rasa dalam bahasa, serta preferensi pribadi dalam tulisan.

Dan katanya pula, Versi online ini bebas disebar untuk kepentingan akademis, jurnalistik, dan advokasi, tetapi jika terjadi penyalahgunaan, harus tunduk pada hukum yang berlaku.

Lebih lanjut Suhendi menulis. Dalam hidup, kita harus mengalami 2 hal: penemuan (discovery) dan penciptaan (creation). Kita harus menemukan sesuatu yang membuat kita takjub, yakin seyakin-yakinnya, lalu menjadikannya pedoman hidup dan rela berkorban deminya. Lalu kita harus menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain: besar atau kecil, diketahui atau diam-diam, sebagai hobi atau sebagai tanda pencapaian hidup.

Dalam 27 tahun ini aku baru selesai dengan tahap yang pertama. Aku pernah melalui masa-masa sulit. Aku pernah kesulitan mencari makan, sampai tidur adalah satu-satunya cara untuk menghilangkan rasa lapar. Pernah kesulitan tidur karena memikirkan hal-hal yang kukhawatirkan akan menjadi buruk, lalu benar-benar menjadi buruk. Aku pun pernah mengalami masa-masa bahagia. Bisa berkumpul bersama keluarga dan orang-orang tercinta. Punya makanan berlimpah, ada atap di atas kepala, juga sisa tabungan. I can provide myself a good living. Juga yang lain-lain: tangis dan tawa, dihina dan dipuji, menang dan kalah, membuat dan menyelesaikan masalah, ditinggalkan dan meninggalkan, bermimpi setinggi-tingginya dan berpikir realistis; naik-turun kehidupan sudah cukup kualami.

Lalu apakah yang kutemukan dalam usia setua ini dengan pengalaman secukup itu? Yang membuatku takjub, yakin seyakin-yakinnya, lalu menjadikannya pedoman hidup dan rela berkorban deminya?

Jawabannya adalah tafsir Surat Al-‘Ashr (waktu), surat ke-103 dalam Alquran, yang disampaikan oleh Ustadz Nouman Ali Khan di situs Bayyinah.com. Dan tafsir (bukan terjemahan) benar-benar menelanjangi setiap maksud dan arti yang tersembunyi, memberikan gambaran utuh, kaitan-kaitan antar surat, susunan dan penempatan kata dan huruf, dan implikasinya pada kehidupan nyata, lalu menjadi pedoman hidup. It was really really beautiful, amazing, and incomparable that made me think and feel: this is what I’ve been searching for, Eureka!

Aku telah membaca berbagai macam jenis buku, dari novel picisan sampai publikasi ilmiah, dari pengarang populer sampai pengarang tak dikenal, dari topik tak penting sampai topik pelik, selama 27 tahun, tidak ada satu pun yang memberikan pencerahan secerah-cerahnya seperti tafsir Al-‘Ashr. Aku juga telah menonton berbagai macam jenis film, dari film kualitas buruk, film abstrak, sampai film dengan revenue terbanyak sepanjang masa, tidak ada satu pun film yang memberikan gambaran jelas tentang hidup sejelas tafsir Al-‘Ashr.

Tafsir Al’Ashr masuk seperti matahari yang terang benderang ke dalam kegelapan hatiku. Darinya aku benar-benar tergerak untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Aku percaya bahwa manusia diciptakan dalam bentuk yang paling sempurna – human being was created in the best possible form. Kita memiliki cukup kualifikasi dan sumber daya untuk sukses, tetapi kita teralihkan/terdistraksi oleh hal-hal yang tak penting. Saking hebatnya distraksi itu, satu-satunya waktu yang membuat kita benar-benar sadar adalah saat akan masuk ke liang kubur.

Aku juga ingin orang lain merasakan dan melakukan hal yang sama. Aku ingin mereka melihat betapa gentingnya untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan meninggalkan hal-hal yang tak penting itu.

Di sinilah tahap kedua (creation) dimulai: Aku menulis tafsir Al-‘Ashr tersebut melalui buku ini dalam Bahasa Indonesia. Memang sudah banyak buku tafsir yang telah ditulis oleh orang-orang yang lebih tahu dari zaman dahulu, tetapi aku menemukan segmen tertentu (termasuk aku) yang tak memiliki akses terhadapnya. Entah karena tidak bisa Bahasa Arab atau Inggris, sibuk bekerja, atau karena memang tafsir adalah subjek yang tersaji kurang menarik (khutbah Jumat saja jadi waktu tidur terbaik, bukan?).

Apa yang akan kulakukan barangkali tidak akan membebaskan manusia dari penderitaan atau mencegah dunia dari kehancuran. Orang-orang akan tetap bekerja keras, wacana perang dan kelaparan akan tetap ada, bola dan film akan tetap digandrungi. Aku hanya membantu orang-orang agar memiliki mindset yang baik tentang waktu dan kesuksesan. Tidak juga aku memiliki hak untuk mengatakan apa yang harus orang lain lakukan (Who the hell am I?), aku hanya mencoba memberikan yang terbaik untuk dunia dari apa yang aku percaya.

Jadi, aku hanya berbicara kepadamu dalam kapasitas sebagai seorang penulis. Tidak lebih dan tidak kurang. Aku menuliskan apa yang kuanggap berharga dan penting untuk disampaikan kepadamu secepat-cepatnya. []

Klik untuk Download ebook Tafsir Waktu – Nouman Ali Khan ini sebagai pelengkap koleksi Pustaka Digital anda.

 

Post Author: ibnumuslim

Leave a Reply