Tafsir Tahlili: Al Fatihah

Ada beberapa hal terkait dengan pembahasan surat Al-Fatihah sebelum kita membedah ayatnya satu per satu, yaitu tentang penamaan surat, turunnya, jumlah ayatnya, kedudukannya, dan yang juga penting yaitu tentang hukum membaca surat al Fatihah dalam shalat.

Surat Al-Fatihah termasuk surat yang para ulama berbeda pendapat dalam urusan kapan turunnya, apakah turun di Mekkah atau di Madinah? Dalam hal ini para ulama terpecah menjadi 4 pendapat yang berbeda:

Pendapat Turun di Mekkah

Ibnu Abbas, Qatadah, Abu Al-‘Aliyah mengatakan bahwa Al-Fatihah termasuk surat Makkiyah, turunnya setelah surat Al-‘Alaq dan Al-Muddatsir. Hal ini didukung oleh Al-Wahidi yang meriwayatkan hadits dari Ali bin Abi Thalib yang bunyinya:

Surat Al-Fatihah turun di Mekkah dari harta terpendam di dalam bumi.

Hujjah lainnya bahwa di dalam surat Al-Hijr ayat 87 disebut-sebut tentang surat Al-Fatihah dengan ungkapan ‘tujuh ayat yang agung’, sementara surat Al-Hijr sendiri telah disepakati ulama turunnya di Mekkah. Ayat yang dimaksud adalah:

Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al Quran yang agung. (QS. Al-Hijr : 87)

Selain itu secara logika, ibadah shalat sudah diperintahkan sejak awal mula turun wahyu di Mekkah. Dan tidak bisa dibayangkan shalat tanpa membaca surat Al-Fatihah. Sebab Rasulullah SAW bersabda:

Tidak sah suatu shalat kecuali dengan membaca Al Fatihah.

Pendapat Turun di Madinah

Yang berpendapat bahwa surat Al-Fatihah ini turun di Madinah adalah Abu Hurairah, Mujahid, Atha’ bin Abi Rabah, Az-Zuhri dan lainnya dengan didukung hadits berikut:

Sesungguhnya Iblis berdengung ketika surat AlFatihah diturunkan. Dan diturunkan di Madinah. (HR.At-Thabarani)

Pendapat Turun Dua Kali di Mekkah dan Madinah

Sebagian ulama melihat adanya dua dalil yang sama-sama kuat, kemudian menggabungkan keduanya, yaitu surat Al-Fatihah turun dua kali, petama turun di Mekkah lalu setelah itu turun lagi di Madinah. Yang berpendapat seperti ini diantaranya adalah Ats-Tsa’labi.

Pendapat Separuh Turun di Mekkah dan Separuh di Madinah

Dan pendapat yang keempat menyebutkan bahwa sebagian ayatnya turun di Mekkah lantas sebagian lainnya turun di Madinah. Salah satu yang berpendapat demikian adalah Abu Al-Laits As Samarqandi.

Keutamaan

Ada begitu banyak hadits yang mengungkapkan keutamaan surat al-Fatihah, baca selengkapnya, download klik di sini. 

Judul: Tafsir Surat Al-Fatihah
Penulis: Ahmad Sarwat, Lc. MA
Terbit: Oktober 2019
Penerbit: Rumah Fiqih Publishing
Halaman: 41
Legalitas: Waqaf/Gratis

Post Author: ibnumuslimid

Leave a Reply