Sudah Dewasa Tapi Belum Diaqiqahi?

Pada dasarnya, ritual aqiqah merupakan salah satu syiar islam yang sangat mulia dan agung. Dan idealnya, anak yang baru terlahir dimuka bumi ini mempunyai hak untuk diaqiqahi oleh kedua orang tuanya. Namun pada kenyataannya, justru yang terjadi di masyarakat adalah tidak semua orang tua melaksanakan ritual aqiqah setelah sang buah hati dan dambaan jiwanya terlahir.

Ada berbagai faktor yang melatar belakangi keadaan ini, bisa jadi karena keadaan ekonomi orang tuanya pada saat itu sedang tidak lapang, makanya agak keberatan ketika harus mengeluarkan biaya untuk aqiqah. Ibaratnya, jangankan mengocek kantong demi pelaksanaan aqiqah, untuk membiayai urusan persalinan dan
lain sebagainya saja masih kesulitan, bagaimana mau mengadakan aqiqah?

Atau faktor yang lain, misalkan kondisi ekonomi orang tuanya sedang lapang, namun ternyata kedua orang tuanya tidak faham tentang syariat aqiqah pada saat itu, akhirnya buah hatinya tidak diaqiqahi pada saat itu. Lalu setelah berpuluh puluh tahun, barulah orang tuanya faham tentang syariat aqiqah. Maka apa yang harus dilakukan?

Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: setiap anak yang baru lahir tergadai dan ditebus dengan aqiqah pada hari ketujuh lalu dicukur rambutnya dan diberikan nama). (HR. Abu Daud)

Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam menyuruh untuk memberikan nama untuk bayi pada hari ketujuhnya dan dibersihkan kotoran darinya (cukur rambutnya) dan diaqiqahi.

Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam mengaqiqahi Hasan dan Husein pada hari ketujuhnya, dan beliau memberikan nama untuk keduanya serta memerintahkan agar dibersihkan kepalanya dari kotoran (cukur
rambut).

Dari beberapa hadits tersebut, maka sudah bisa difahami bahwa waktu pelaksanaan aqiqah yang disunnahkan
adalah pada hari ketujuh dari kelahirannya. Dan pendapat ini disepakati oleh seluruh ulama. Hanya saja, tidak semua orang bisa melakukan aqiqah untuk anaknya tepat pada hari ketujuhnya. Ada yang bisanya sebelum mencapai hari ketujuh dari kelahirannya, dan ada juga yang bisanya setelah hari ketujuh dari kelahirannya.

Baca selengkapnya, download klik di sini.

Judul: Sudah Dewasa Tapi Belum Diaqiqahi?
Penulis: Syafri Muhammad Noor, Lc
Terbit: 8 November 2018
Penerbit: Rumah Fiqih Publishing
Halaman: 46
Legalitas: Waqaf/Gratis

Post Author: ibnumuslimid

Leave a Reply