Shalawat Jibril, Mahar Pernikahan Adam dan Hawa AS. Apa saja Keutamaan Membacanya?

Hal yang menarik dari keistimewaan shalawat Jibril ini adalah saking pentingnya bacaan shalawat atas nabi Muhammad SAW, Gus Mus bahkan pernah mengatakan:

“Jika tiap bibir kita sedang menganggur, komat-kamit mengucapkan “Shallallaahu ‘alaa Muhammad”, terus-menerus sedikitnya setahun, kok tidak sukses-bahagia, tenteram, sentosa, datangi aku, ludahi mukaku dan caci makilah diriku”

Selama ini orang mengenal shalawat nabi sebagai amalan pembawa berkah, amalan yang pahalanya akan dapat dirasakan di akhirat dan mendapatkan kemudahan di dunia. Shalawat yang terkenal sangat pendek dan memiliki keutamaan dan fadilah yang besar, yaitu:

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد

SHALLALLAAHU ‘ALAA MUHAMMAD

Artinya:

Semoga Allah SWT. selalu melimpahkan rahmat keharibaan Nabi Muhammad

Shalawat tersebut dikenal dengan nama shalawat Jibril. Shalawat Jibril juga biasa disebut sebagai shalawat Jabrail atau ada yang menyebutnya sebagai shalawat khidir.

Mengapa shalawat ini diberi nama Shalawat Jibril. Kembali dalam Buku Shalawat Gembolan, Kiai Khalil Bisri menceritakan bahwa, ketika Allah menciptakan Siti Hawa, Allah memberi rasa ketertarikan kepada Nabi Adam terhadap Ibu Hawa.

Namun, ketika Nabi Adam ‘AS hendak mendekati atau dalam bahasa lain “mengulurkan tangan mungkin maksudnya menyentuh” Ibu Hawa, Allah melarang beliau. Allah melarang beliau menyentuh ibu Hawa sebelum memberi mahar kepadanya.

Ternyata mahar itu berupa bacaan shalawat Malaikat Jibril ‘AS diperintah oleh Allah ta’ala untuk mentalqin bacaan shalawat itu kepada Nabi Adam ‘AS. Karena itulah ijazah shalawat yang agung ini dinamakan Shalawat Jibril. Shalawat dari Yang Maha Mulia, ditalqinkan oleh Malaikat yang mulia, dan diterima oleh Manusia mulia.

Fadilah Shalawat Jibril

1. Dibuka 70 Pintu Rahmat Allah dan Dicintai

قال الامام الشعراني كان صلى الله عليه و سلم يقول من قال هذه الصلاة فقد فتح على نفسه سبعين بابا من الرحمة و ألقى الله محبته في قلوب الناس فلا يبغضه الا من في قلبه نفاق

Dijelaskan oleh Al-Imam Assya’rany, Nabi Muhammad SAW. bersabda: “Barang siapa membaca shalawat ini, maka sungguh terbuka baginya 70 (tujuh puluh) pintu rahmat dan Allah SWT. letakkan sebuah cinta kasih (mahabbah) pada hari setiap orang untuknya, dan tidak ada orang yang benci kepadanya kecuali orang-orang yang dalam hatinya terdapat kemunafikan

قال شيخنا يعني عليا الخواص رضي الله عنهما هذا الحديث و الذي قبله و هو قوله صلى الله عليه و سلم اقرب ما يكون احدكم مني اذا ذكرني و صلى على رويناهما عن بعض العارفين عن الخضر عليه السلام عن رسول الله صلى الله عليه و سلم و هما صحيحان في اعلى درجات الصحة و ان لم يثبتهما المحدثون على مقتضى اصطلاحهم و الله اعلم اهـ

Syekh Ali al-Khawwash Radliyallahu ‘Anhu berkata:

“Hadits tersebut diriwayatkan para ahli ma’rifat melalui Nabi Khidir dari Rasulullah SAW. Menurut kami jalur sanadnya sampai pada martabat shahih, sekalipun para ahli hadits menolak jalur periwayatannya lantaran mereka mempertahankan basis dasar keilmuan riwayat mereka.

و يؤيد ذلك ما نقله الحافظ السخاوي عن مجد الدين الفيروزبادي صاحب القاموس بسنده الى الامام السمرقندي قال سمعت الخضر و الياس على نبينا و عليهما السلام يقولان سمعنا رسول الله صلى الله عليه و سلم يقول ما من مؤمن يقول صلى الله على محمد الا احبه الناس و ان كانوا ابغضوه و والله لا يحبونه حتى يحبه الله عز و جل و سمعناه صلى الله عليه و سلم يقول على المنبر من قال صلى الله على محمد فقد فتح على نفسه سبعين باب من الرحمة.

Imam Syamsuddin Muhammad Bin Abdurrahman as-Sakhawiy mengutip dari Imam Majduddin Fairuz Zabadi dari Imam ‘Ali Bin Ishaq as-Samarqandiy berkata: “Aku mendengar al-Khidhir dan Ilyas keduanya berkata: Kami mendengar dari Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah seorang mu’min membaca,

صَلَّى اللّٰهُ عَلٰى مُحَمَّدٍ

“SHALLALLAAHU ‘ALAA MUHAMMAD”

Melainkan ia akan dicintai manusia, sekalipun banyak manusia membencinya di satu saat mereka akan Allah kehendaki untuk mencintainya. Dan kami mendengar Rasulullah SAW di atas mimbar bersabda:

”Siapa yang membaca Shallallaahu ‘Alaa Muhammad” akan Allah bukakan baginya 70 pintu rahmat.”

و نقل الحافظ المذكور بالسند المتقدم ان الامام السمرقندي سمع الخضر و الياس ايضاً يقولان كان في بني اسرائيل نبي يقال له اسمويل قد رزقه الله النصر على الأعداء و انه خرج في طلب عدو فقالوا هذا ساحرا جاء ليسحر اعيننا و يفسد عساكرنا فنجعله في ناحية البحر فقال اصحابه كيف نفعل فقال احملوا و قولوا صلى الله على محمد فحملوا و قالوا فصار اعداؤهم في ناحية البحر فغرقوا اجمعهم.

2. Mendapatkan Keamanan

Imam Syamsuddin As-Sakhawiy juga menyebutkan bahwa Imam As-Samarqandiy mendengar Al-Khidir dan Ilyas berkata: Dahulu pada zaman bani Israil ada seorang Nabi bernama Samuel yang selalu diberikan kemenangan oleh Allah Taala ketika menghadapi musuh.

Pada suatu hari musuh ingin menyerang perkampungan beliau. Musuh meyakini bahwa Nabi Samuel orang yang memiliki magis (sihir) sehingga musuh meyerang dari arah laut dengan membawa banyak pasukan. Ketika serangan musuh terdengar oleh penduduk kampung di mana Nabi Samuel berada, mereka bertanya kepada beliau apa yang harus mereka lakukan untuk menghadang musuh. Nabi Samuel ‘AS menyerukan penduduk setempat untuk membaca: “Shallallaahu ‘Alaa Muhammad”

Akhirnya para penduduk mengamalkan bacaan tersebut, dan tidak lama terdengar kabar bahwa tentara musuh yang ingin menyerang mengalami musibah kapal mereka tenggelam.

3. Dapat Bermimpi Rasulullah

و روى الحافظ ايضاً انه جاء رجل من الشام الى النبي صلى الله عليه و سلم فقال يا رسول الله ابي شيخ كبير و هو يحب ان يراك فقال ائتني به فقال انه ضرير البصر فقال قل له ليقل في سبع اسبوع يعني في سبع ليال صلى الله على محمد فانه يراني في المنام حتى يروي الحديث ففعل فرآه في المنام فكان يروي عنه

Pada suatu hari seorang lelaki dari Syam mendatangi Rasulullah SAW bertanya kepada beliau: “Ya Rasulallah, aku punya ayah yang sudah lanjut usia dan ia ingin sekali berjumpa denganmu”. Beliau berkata; “Datangkan dia ke sini! Lelaki itu menjawab: “apalah daya fisiknya tidak memungkinkan itu”. Beliau berkata: “Kalau begitu, suruh dia untuk memperbanyak membaca “Shallallaahu ‘Alaa Muhammad” selama 7 hari 7 malam, maka dia akan bertemu aku dalam mimpi”. Lelaki itupun bergegas pulang dan menyampaikan pesan Rasululllah kepada ayahnya lalu ayahnya mengamalkan pesan tersebut hingga beliau bertemu Rasulullah lewat mimpinya”.

Sumber: AFDLALUSH SHALAWAT ‘ALAA SAYYIDIS SAADAT 63-64 (Syekh Yusuf bin Ismail An-Nabhani RA)

4. Memudahkan dan Melapangkan Rezeki

Shalawat ini juga termasuk Shalawat Nabi yang terpendek, dimana pengamalnya akan mendapatkan rezeki tak terduga dari segala penjuru / segala arah. Shalawat ini sering kali diijazahkan oleh para sesepuh dan para kyai pada umumnya.

Shalawat ini banyak diamalkan oleh para waliyullah, para ulama atau para kiyai karena selain keistimewaannya sebagai penarik rezeki, juga karena bacaannya yang pendek dan singkat.

5. Mendapatkan Sambutan Para Malaikat

Shalawat Jibril ini dapat dibaca untuk memperoleh salam dan sambutan dari para malaikat saat ajal menjelang, dengan cara dibaca minimal dibaca 3 (tiga) kali setiap selesai shalat fardlu.

6. Mendapat Salam dan kebahagiaan dari Rasulullah SAW

Dengan membaca Shalawat Jibril akan mendapat salam dan kebahagiaan dari Rasulullah SAW di alam barzah, menyambut pemilik ruh ini yang ketika di dunia seringkali membaca shalawat Jibril ini hingga menyatu dalam kelembutan sifatnya.
Tata Cara Agar Mendapat Keberkahan Shalawat Jibril / Shalawat Khidir
Untuk mendapatkan keberkahan shalawat Jibril ini, silahkan dibaca sebanyak 1000 (seribu) kali atau 3333 (tiga ribu tiga ratus tiga puluh tiga) kali. Bisa juga dibaca lebih banyak yaitu sejumlah 7.000 (tujuh ribu) kali atau 10.000 (sepuluh ribu) kali tiap hari, atau bisa juga anda baca sebanyak anda mampu. Bahkan ada yang mengijazahkan sampai bilangan 15.000 (lima belas ribu) kali dalam satu majlis/duduk (untuk level tinggi).

Hal yang perlu digarisbawahi dalam mengamalkan shalawat Jibril ini bukanlah jumlahnya, namun konsistensinya. Jika anda amalkan dengan istiqamah maka manfaatnya akan lebih terasa daripada anda baca dalam jumlah banyak namun tidak istiqamah. Sekali lagi ingat, yang penting untuk amalan shalawat tiap hari adalah istiqamahnya.

a. Doa Pelengkap Shalawat Jibril Untuk Pelarisan dan Kerezekian. Shalawat Jibril memang dikenal sebagai shalawat penarik rezeki paling kuat, untuk melariskan dagang atau melancarkan usaha. Namun jika diamalkan dengan tata cara tertentu dan diimbangi dengan doa pelengkap untuk kerezekian. Adapun doanya adalah sebagai berikut :

بسم الله الرحمن الرحيم

الّلهُمَّ اَعْطِنِي ثَوَابَ صَلَّى اللهُ عَلَى محمد أَنْ تَرْزُقَنِي شَيْئًا أَسْتَعِيْنُ بِهِ عَلَى الطّاعَةِ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الِعزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَي الْمُرْسَلِيْنَ وَالحمْدُ لله ربِّ العَالميْن

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Allaahumma A’thinii Tsawaaba Shallallaahu ‘Alaa Muhammad An- Tarzuqanii Syai-An Asta‘Iinu Bihii ‘Alath-Thaa‘Ah. Subhaana Rabbika Rabbil ‘Izzati ‘Ammaa Yashifuun Wa Salaamun ‘Alal Mursaliin. Walhamdu Lillaahi Rabbil ‘Aalamiin.

Artinya:

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Alla,berilah aku pahala “Shallallaahu ‘Alaa Muhammad” untuk mengaruniku rezeki padaku, sesuatu yang dapat menolongku untuk ta’at. Maha suci Tuhanmu, Tuhan yang maha mulia dari apa yang mereka sifatkan dan salam sejahtera untuk para rasul dan segala puji kepada Allah Tuhan semesta alam.

KH. Musthafa Bisri yang dikenal Gus Mus sendiri sering menganjurkan kepada para jamaahnya untuk selalu membaca shalawat jibril ini minimal 1000 (seribu) setiap harinya.

Dengan mengamalkan amalan shalawat penarik rezeki diatas, Insya Allah masalah keuangan lebih mudah, dimudahkan dalam setiap usahanya, diberikan keselamatan karena mendapat syafa’at Nabi Muhammad SAW di dunia dan akhirat.

b. Kalau ingin punya rumah dan usaha, sehari semalam harus membaca shalawatnya 5000x, kalau untuk dagang saja, setelah shalat Shubuh dan Maghrib 313x, kalau ingin tidak mengalami kekosongan uang disakunya (selalu ada), baca setelah shalat Shubuh 313x, setelah shalat Maghrib 1071x.

c. Kalau berdagang agar berkah dan laris. Bacalah SHALLALLAAHU ‘ALAA MUHAMMAD setelah shalat fardlu Shubuh dan Maghrib 313x, Asal rutin lihat perkembangan nya, yakin dan mohon ridla Allah. (Dawuh Syekh Mahrus Ali Lirboyo Kediri).

d. Untuk mendapatkan jabatan, shalawat dibaca 12.000x selama 41 hari, jangan sampai terlewatkan setiap malam. Ini versi yang super kalau diamalakan, kalau mau membaca 5.000x juga boleh, yang mana kiranya mampu diamalkan.

e. Membaca shalawat selesai shalat dluha, 313x saja. Kalau lebih jos gandos (cepat mendapatkan yang dihajatkan), Dibacanya 5000x setelah shalat Dluha selama 7 hari, rasakan apa yang terjadi, insyaa Allah.

Ijazah dari Kiai Khalil Bisri dan Kiai Ihya
Kiai Khalil Bisri dalam buku kumpulan Ijazah shalawat beliau mengatakan, “(Shalawat ini) biasa dipakai sebagai wiridan rutin sebanyak 1000 (seribu) kali oleh para Kiai kuno. Untuk membuka jalan memperoleh berkah dalam segala upaya. Bisa dibaca sekaligus 1000 kali dan bisa dicicil sehabis shalat maktubah (shalat 5 waktu) 200 kali.

Untuk mempercepat ijabah bagi hajat mendesak, dibaca 1000 x dalam 1 majelis (1 kali duduk, tidak boleh berhenti). Dilakukan setelah shalat hajat 2 rakaat, yang sebaiknya, didirikan tengah malam.

Setelah selesai membaca 1000 X lalu membaca do’a tawassul :

أَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ وَأَتَوَجَّهٗ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدْ, نَبِيِّ الرَّحْمَةْ. يَا سَيِّدِيْ يَا مُحَمَّدْ إِنِّيْ أَتَوَسَّلُ بِكَ إلٰى رَبِّيْ فَشَفِّعْهُ فِيَّ لِقَضَاءِ حَاجَتِيْ, وَهِيَ

Allaahumma innii as-aluka, wa-atawajjahu ilayka, bihabiibika Muhammad, Nabiyyir rahmah. Yaa Sayyidii yaa Muhammad, innii atawassalu bika ilaa rabbii, fasyaffi’hu fiyya liqadlaa-i haajatii. Wahiya … (disebutkan hajatnya)

Jika hajat anda –dirasakan- sulit dijangkau menurut ukuran kemampuan anda, maka shalawat tersebut dibaca sebanyak 15.000 kali, dengan tata cara seperti di atas setelah selesai shalawat, baca pula do’a tawassul.

Demikian ijazah Kiai Khalil Bisri yang telah diijazahkan secara umum ini.

Kesimpulannya:

  1. Dibaca 313x setelah shalat Shubuh dan Maghrib, untuk usaha dagang penglaris, mau usaha online atau offline.
  2. Dibaca 1071x, khusus setelah shalat Maghrib agar tidak mengalami kekosongan uang
  3. Dibaca 5000x, tiap malam jika ingin punya/mendirikan bangunan, rumah dll.
  4. Pembuka rezeki, magnet rezeki dibaca 5000x setelah shalat Dluha.
  5. Hajat untuk keperluan penting, dibaca sekali majlis/duduk 12.000x selama 40 malam berturut-turut .
  6. Untuk kepentingan butuh uang mendesak, dibaca 24 jam harus selesai 124.000x, tanpa makan dan minum serta tanpa tidur.
  7. Agar mendapat modal/dana. Apabila ada keinginan atau punya hajat besar yang membutuhkan dana yang besar misalnya ingin naik haji, buat hajatan anak, mau sekolahkan anak, tapi belum ada persiapan biayanya. Misalnya juga mau mengadakan acara besar butuh biaya 1 atau 2 bulan yang akan datang. Bacalah shalawat ”SHALLALLAAHU ‘ALAA MUHAMMAD” sebanyak yang dimampu, tutup dengan membaca ayat Al-Fath ayat 29, atau ayat terakhir dari surah Al-Fath. Jangan lebih jangan kurang dari 41x, boleh dilakukan setelah shalat fardlu, boleh sehari semalam. Insya Allah itu TAJRIB. Niatkan saja buat acara apa agar bisa terpenuhi.
  8. Untuk keselamatan lahir dan batin, Dibaca sebanyak 300.000x dalam sepekan harus selesai, mulai membaca Sabtu ‘Ashar hitungannya.
  9. Agar mudah dikabulkan do’anya, dibaca dalam hati terus menerus tanpa hitungan, jalan, baring, dan duduk. Minimal satu tahun Istiqamah.

Maka dari itu bersemangatlah dalam mengamalkan shalawat ini dengan ikhlas karena Allah SWT. Agar mendapatkan keamananan, kesejahteraan dan kebahagiaan dunia dan akhirat, Aamiin.

sumber: Blog Pecinta Ulama dan Shalihin

Wallahu a’laam

Post Author: ibnumuslimid

Leave a Reply