Nasruddin Hoja, Kapitalisme seperti periuk beranak!

Nasruddin meminjam periuk kepada tetangganya. Seminggu kemudian, dia mengembalikanannya dengan menyertakan juga periuk kecil disampingnya. Tetangganya heran dan bertanya mengenai periuk kecilitu.

“Periukmu sedang hamil waktu kupinjam. Dua hari kemudian dia melahirkan bayinya dengan selamat”.


Tetangganya menerimanya dengan senang hati. Nasruddin pun pulang. Beberapa hari kemudian, Nasruddin meminjam periuk itu lagi. Setelah sebualan lewat, Nasruddin belum juga mengembalikan periuk itu. Karena gusar, sipemilik periuk datang kerumah Nasruddin meminta periuknya.


“Oh, sungguh sebuah malapetaka. Takdir telah menentukan bahwa periukmu meninggal di rumahku. Dan sekarang telah kumakamkan.”


Tetangganya menjadi marah, “Ayo kembalikan periukku. Jangan berlagak bodoh. Mana ada periuk bisa meninggal dunia!”


“Beranak saja bisa, tentu periuk bisa juga meninggal dunia,” kata Nasruddin.

Nah lho…

Post Author: ibnumuslimid

Leave a Reply