Makan dan Minum Sambil Berdiri, Haramkah?

Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berpendapat bahwa, ”Makan dan minum sambil duduk akan lebih sehat, lebih selamat dan lebih sopan.” pengertian dan arti kata lebih sehat jika dikupas secara lebih luas akan merujuk pada hasil riset yang tenyata hasilnya cukup mengejutkan. Minum atau makan yang dilakukan sambil duduk maka akan membuat air atau makanam tersebut sampai keusus secara perlahan. Sebaliknya jika dilakukan sambil berdiri maka yang ada adalah air akan menabrak dinding usus secara keras. Jika kebiasaan minum sambil berdiri terus berlanjut maka bukan tidak mungkin lama kelamaan usus akan melar. Dan akibatnya adalah terjadi disfungsi saluran pencernaan. Dimana lambung akan mengalami kesulitan dalam mencerna makanan.

Menurut Ibnul Qoyyim ada beberapa afat (akibat buruk) bila minum sambil berdiri. Apabila minum sambil berdiri, seperti pendapat Ibnul Qoyyim, maka di samping tidak dapat memberikan kesegaran pada tubuh secara optimal juga air yang masuk ke dalam tubuh akan cepat turun ke organ tubuh bagian bawah. Hal ini dikarenakan air yang dikonsumsi tidak tertampung di dalam maiddah (lambung) yang nantinya akan dipompa oleh jantung untuk disalurkan keseluruh organ-organ tubuh. Dengan demikian air tidak akan menyebar ke organ-organ tubuh yang lain. Padahal menurut ilmu kedokteran tujuh puluh persen dari tubuh manusia terdiri dari zat cair.

Hadits yang Melarang

“Dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri. ”Qotadah berkata bahwa mereka kala itu bertanya (pada Anas), “Bagaimana dengan makan (sambil berdiri)?” Anas menjawab, “Itu lebih parah dan lebih jelek.” (HR. Muslim no. 2024).

Hadits yang Membolehkan

Ali bin Abi Thalib radliyallaahu ‘anhu mendatangi pintu ar-Rahbah membawa air kemudian meminumnya sambil berdiri. Kemudian ia bekata: “Sebagian orang tidak suka minum sambil berdiri, padahal aku melihat Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam melakukannya sebagaimana engkau melihatku melakukannya barusan” (HR. AlBukhari)

Bagaimana para sahabat, para tabi’in hingga ulama kontemporer menyikap perbedaan ini? Baca selengkapnya, download klik di sini.

Judul: Makan dan Minum Sambil Berdiri, Haramkah?
Penulis: Syafri Muhammad Noor, Lc
Terbit: 21 Maret 2019
Penerbit: Rumah Fiqih Publishing
Halaman: 32
Legalitas: Waqaf/Gratis

Post Author: ibnumuslimid

Leave a Reply