Halal Haram e-Money Dalam Timbangan Hukum Syariah Kontemporer

Uang elektronik sering juga disebut dengan e-money, singkatan dari electronik money. Kadang juga disebut dengan uang digital, karena wujudnya bukan lagi berupa lembaran kertas yang dicetak, melainkan berupa data-data digital di dalam sistem komputer. Uang elektronik juga sering pula disebut dengan electronic cash, digital money, digital cash, electronic currency ataupun digital currency.

Potongan Harga atau Diskon

Di masa sekarang ini penggunaannya semakin marak, bukan hanya karena gaya-gayaan, tetapi juga karena faktor kepraktisan sekaligus juga faktor keamanan. Namun ada satu faktor lagi kenapa penggunaan emoney ini lantas menjadi semacam trend, yaitu karena ada banyaknya berbagai diskon menarik yang ditawarkan oleh pihak yang menerbitkannya. Banyak warung, toko, outlet, pasar, bahkan kantin makan yang bersedia dibayar pakai e-money dan menawarkan potongan harga atau diskon yang bikin semua orang tertarik. Ada yang 10%, 15%, 20% 30% bahkan sampai 50%.

‘Urwah radhiyallahuanhu berkata,”Rasulullah SAW memberiku uang 1 Dinar untuk membeli untuk beliau
seekor kambing. Namun aku belikan untuknya 2 ekor kambing. Lalu salah satunya aku jual dengan harga 1 Dinar. Lalu aku menghadap Rasulullah SAW dengan seekor kambing dan uang 1 Dinar sambil aku ceritakan kisahku. Beliau pun bersabda,”Semoga Allah memberkatimu dalam perjanjianmu”. (HR. Tirmizi).

Fatwa tentang eMoney

Buku ini bukannya mau membantah atau melakukan radd atas fatwa keharaman cashback dari emoney. Namun
ingin mengajak para pembaca untuk melihat wacana yang lebih luas, pemahaman yang lebih komprehensif,
dan cara pandang yang lebih mencakup seluruh bagian fiqih muamalah.

Setidaknya ingin menjelaskan bahwa meski ada fatwa yang mengharamkan, namun jangan lupa adanya fatwa-fatwa lain yang barangkali kurang sejalan. Keberagaman fatwa ini tidak bisa dianggap sebagai perlawanan atau pembangkangan, yang kemudian harus dianggap sebagai musuh.

Baca selengkapnya, download klik di sini.

Judul: Halal Haram e-Money Dalam Timbangan Hukum Syariah Kontemporer
Penulis: Ahmad Sarwat, Lc. MA
Terbit: 15 April 2019
Penerbit: Rumah Fiqih Publishing
Halaman: 33
Legalitas: Waqaf/Gratis

Baca juga:

Post Author: ibnumuslimid

Leave a Reply