Gelisah?

Ilustrasi: Gelisah

Pernahkah kita mengingat-ingat nikmat yang telah Tuhan berikan kepada kita?

Betapa bahagianya orang yang memiliki hidup yang sehat, apapun yang dikonsumsi terasa nikmat. Tanpa was-was dan khawatir akan naiknya kolesterol atau gula. Berapakah anda mau membayar untuk kenikmatan ini?

Allah SWT telah menganugerahi kita nikmat yang banyak kepada manusia. Mulai dari ujung rambut sampai telapak kaki. Mari kita coba berhitung betapa besar asset yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita, mata misalnya?  Beranikah menukar sepasang mata kita dengan uang yang banyak bahkan sampai milyaran?

Saya akan menjawab, sepasang mata saya lebih berharga dari uang milyaran rupiah. Dengan  mata yang berfungsi baik banyak yang bisa dilakukan dan itu tidak akan tergantikan oleh apapun, tidak oleh harta melimpah ruah sekalipun. Berapakah anda mau membayar untuk kenikmatan ini?

Berapakah yang harus kita bayar hanya untuk satu tabung oksigen, mungkin ratusan ribu rupiah untuk satu tabungnya. Satu tabung oksigen hanya bertahan beberapa hari, bilamana kita diopname karena suatu penyakit. Mungkin ribuan tabung oksigen yang telah dihirup sepanjang umur kita dan semuanya gratis. Tanpa dipungut bayaran sepersenpun. Tuhan memberikannya kepada kita karena sifatnya yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Pasti kita tidak akan mampu membayangkan kalau sepasang kaki yang kita miliki diamputasi? Atau sepasang telinga kita secara tiba-tiba dicabut “fungsinya”? Atau mengalami gagal jantung,  semoga Tuhan menjauhkan kita dari cobaan seberat itu.  Tentu tidak akan mudah bagi kita menerima keadaan tersebut. Kitapun pasti rela menukarnya dengan seluruh harta yang kita miliki agar bisa menggantikan keadaan tersebut. Itulah rahmat Tuhan yang sangat bernilai. Ada pada diri kita dan seluruh fasilitas yang ada di alam  semesta inipun  diperuntukkan untuk kita hambanya. Maka nikmat Tuhan yang manakah yang engkau dustai?

Apakah kesulitan hidup yang kita rasakan pantas membuat kita gelisah,  bimbang dan sedih sedangkan rahmat Allah yang kita terima begitu banyak dan sangat berharga, Wallahualam.

Post Author: ibnumuslimid

Leave a Reply