Berilmu Sebelum Berutang

Berutang tidak hanya butuh nyali dan sedikit ketebalan kulit muka, lebih penting dari itu berutang juga butuh ilmu. Sebab banyak sekali timbul permasalahan di tengah masyarakat yang disebabkan oleh utang-utang yang dilakukan tanpa ilmu dan etika. Gara-gara utang, tali silaturahim terputus. Mau berkunjung ke rumah saudara batal karena takut disangka mau menagih utang. Gara-gara utang, hubungan pertemanan hancur berantakan. Gara-gara utang, warung tetangga gulung tikar. Hiroshima dan Nagasaki hancur karena bom, warung tetangga hancur karena bon.

Oleh sebab itu, wajib hukumnya bagi seorang muslim sebelum ia berutang untuk mengetahui ilmu dan adab-adabnya. Sehingga tidak melanggar rambu-rambu yang ditetapkan oleh syariat Islam yang memang dirumuskan untuk kemaslahatan umat manusia di dunia maupun di akhirat.

Anjuran Mengutangkan

Ibnu Mas’ud meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Tidaklah seorang muslim yang meminjamkan muslim (lainnya) dua kali kecuali yang satunya adalah (senilai) sedekah.” (HR. Ibnu Majjah) Shahih Ibnu Hibban, kitab al-buyu’, hadits No. 5040

“Dari Abu Hurairah dari Nabi SAW, beliau bersabda: Barangsiapa yang melepaskan dari seorang muslim kesusahan dunia, maka Allah akan melepaskan kesusahannya pada hari kiamat; dan barangsiapa yang memberikan kemudahan kepada oarng yang sedang mengalami kesulitan di dunia, maka Allah akan memberikan kemudahan kepadanya di dunia dan di akhirat; dan barangsiapa yang menutupi ‘aib seorang muslim di dunia, maka Allah akn menutupi ‘aibnya di dunia dan di akhirat; dan Allah akan senantiasa menolong hambanya, selama hamba itu menolong saudaranya.” (HR. At-Tirmidzi)

Anjuran Menghindari Utang

Dari Aisyah r.a: bahwa Rasulullah berdo’a dalam shalat: “Ya Allah aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa dan terlilit hutang. Lalu ada seseorang yang bertanya: “Mengapa anda banyak meminta perlindungan dari hutang, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Sesungguhnya seseorang apabila sedang berhutang ketika dia berbicara biasanya berdusta dan bila berjanji sering menyelisihinya.” (HR Bukhari Muslim)kitab al-istiqradh no. 2436, kitab al-masajid wa mawadhi’ asshalah no.1353

Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW bersabda, “Jiwa seorang mukmin itu tertahan oleh sebab utangnya sampai utang itu dilunasi. Sunan at-Tirmidzi (no. 1078-1079)

Bahasan berikutnya adalah tentang: Adab Mengutangkan dan Adab Berutang. Baca selengkapnya, download klik di sini.

Judul: Berilmu Sebelum Berhutang
Penulis: Muhammad Abdul Wahab, Lc
Terbit: Agustus 2018
Penerbit: Rumah Fiqih Publishing
Halaman: 25
Legalitas: Waqaf/Gratis

Post Author: ibnumuslimid

Leave a Reply