7 Pelita Rumah Tangga Bahagia

Puncak kesuksesan dan kemenangan adalah kalau rumah-rumah kita terjaga, stabil dan tenang. Rumah kita adalah benteng tempat kita berlindung dan beristirahat. Kami akan mengetengahkan beberapa pelita petunjuk dan cahaya yang dapat menyinari rumah, yang memenuhinya dengan keridhaan dan keberkahan Allah, menjadikannya tenang dan untuk mendapatkan kebahagiaan dan ketenangan di dunia dan akhirat.

Kami menyajikan buku kecil ini dengan ringkas tentang pelita-pelita yang dapat menyinari rumah kita. Materi dan judul-judul dalam buku kecil ini sebenarnya membutuhkan berjilid-jilid (penjelasan), tetapi saya mencukupkannya hanya sekilas dan memberikan sebagian penjelasan yang dapat menggerakkan setiap individu untuk mengambil sebab, berusaha untuk mengobati yang perlu untuk diobati, menjaga ikatan-ikatan keluarga, dan menjadikan rumahnya di dalam jalan yang benar sedapat mungkin. Rumah kita harus disinari dengan pelita-pelita petunjuk dan cahaya, ketika memasukinya kita gembira dengan pancaran cinta, kejujuran, kehangatan sinar kebahagiaan dan kebaikannya.

Setiap suami dan isteri mempunyai peran aktif dalam menerangi pelita-pelita dan menguatkan cahayanya atau melipatgandakannya dan memadamkan sebagiannya, satu demi satu. Al-Qur’an telah dijadikan sebagai landasan hubungan suami isteri, masing-masing dapat menjadi ketenteraman bagi yang lainnya:

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia Yang menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.” (Ar-Rum:21)

“Litaskunu” (supaya kamu cenderung dan merasa tenteram) mencakup setiap makna rumah yang aman dan stabil.

Seorang penyair mengatakan: Jika kembali ke rumah, temukan isterinya tersenyum yang melegakan dan mengobati jiwanya.

Isteri adalah penolong hidup dan cahaya dalam kegelapan Suami adalah seorang raja, rumah adalah kerajaannya. Cinta adalah pengharum yang menyelimuti seluruh sudut-sudutnya. Seorang laki-laki setelah menyelesaikan jam-jam kerjanya yang melelahkan, ia dipenuhi oleh rasa rindu akan sesuatu yang menenteramkan jiwanya, maka ia pun akan pergi ke rumahnya; Tempat kedamaian dan ketenteramannya, tempat bertemu dengan pasangannya, bersama orang yang selalu berusaha untuk memenuhi rumahnya dengan ketenangan.

Menyediakan udara segar, dimana ia dapat menghirupnya dan memperbaharui semangatnya. Matanya memandang yang menyenangkan, hidungnya mencium yang membangkitkan selera, mulutnya dapat mencicipi yang enak dan telinganya tidak mendengar kecuali kebaikan dan ketaatan. Tidak ada satu masalahpun yang muncul kecuali ada keridhaan dan kepuasan. Jika dalam ketaatan ada keridhaan Tuhan, maka dalam rasa puas ada ketenangan hati. Ia dipenuhi dengan rasa rindu pada tempat dimana rahasianya dapat terjaga, hartanya terpelihara dan keluarganya tumbuh dalam kebaikan.

7 Pelita Rumah Tangga

  • Pelita Pertama: Wanita Shalihah
  • Pelita Kedua: Menjaga Keseimbangan Antara Hak-hak Isteri dan Orang Tua
  • Pelita Ketiga: Jangan Lupa Kelebihan yang Ada pada Kalian
  • Pelita Keempat: Berilah kepada Orang yang Berhak Menerima
  • Pelita Kelima: Para Wanita Mempunyai Hak yang Seimbang dengan Kewajibannya
  • Pelita Keenam: Jangan Marah
  • Pelita Ketujuh: Surga Adalah Rumah Para Dermawan

Download ebooknya. Klk Bimbingan Rumah Bahagia

Post Author: ibnumuslimid

Leave a Reply