30 Manfaat Pernikahan

Rahmat Allah

Pernikahan merupakan nikmat Allah terhadap hamba-Nya, dan sunnah Rasulullah Saw. Dalam pernikahan terdapat berbagai macam manfaat yang tidak terdapat dalam ibadah lainnya. Pernikahan bagi seorang hamba dianggap sebagai separuh dari ajaran agama. Dengan pernikahan, seorang hamba dapat mewujudkan setengah dari ajaran agamanya. Oleh karena itu, Islam sangat menganjurkan pernikahan dan mempermudah jalannya bagi siapa saja yang ingin melangsungkannya. Namun sangat disayangkan, dewasa ini masalah pernikahan dipersulit oleh sebagian orang sehingga menyulitkan bagi sebagian pemuda Muslim.

“Dan orang orang yang berkata, ‘Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (Kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al-Furqan [25]: 74)

Bahaya Melajang

Terkadang, kita menemukan pemuda yang melajang dengan alasan yang keliru. Sebagian mereka ada yang berkata, “Aku masih dalam jenjang studi.” Sebagian yang lainnya berkata, “Aku ingin puas dengan kehidupanku sendiri sebelum menikah.” Ada pula yang berkata, “Saat ini aku belum memikirkan hal tersebut,” dan berbagai alasan lainnya.

Mereka menjauhkan diri dari syariat Allah dan sunnah Nabi Saw. Akhirnya, kehidupan membujang menjadi tradisi yang lumrah di kalangan mereka. Bahkan, di antara mereka muncul ungkapan, “Tidak ada pernikahan dini.” Mereka lupa atau pura-pura lupa bahwa yang paling baik bagi manusia dalam hidup ini adalah pernikahan dini jika orang itu telah dewasa dan matang.

Dengan demikian, kami menulis buku dengan judul, “Manfaat pernikahan.” Buku ini memaparkan tentang bahaya hidup membujang dan 30 manfaat pernikahan. Buku ini diharapkan dapat memotivasi mereka yang enggan menikah. Hikmah di balik kesesatan orang Mukmin adalah mereka tidak mengetahui tujuan pernikahan. Seandainya mengetahui, mereka akan berusaha untuk mendapatkan tujuan pernikahan yang terdapat dalam syariat Islam dan sunnah Nabi Saw.

Pernikahan adalah karunia Allah Swt. Allah mensyariatkan pernikahan dan menjadikan penciptaan manusia secara syar’i dan terpelihara, sehingga tidak terjadi percampuran keturunan yang tidak jelas. Sebelum Islam datang, umat manusia tidak mengetahui proses mendapatkan keturunan. Islam hadir untuk membersihkan dan mensucikan manusia dari perbuatan zina serta terhindar dari perdagangan kehormatan. Semua itu dapat terjaga dengan jalan pernikahan.

Segala puji bagi Allah Yang telah memberi nikmat keislaman dan isteri yang salehah. Apa lagi yang diinginkan di dunia setelah itu?

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, serta dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Ar-Rum [30]: 21)

Allah Swt. menjadikan perkawinan itu sebagai tanda kekuasaan-Nya dan sebagai nikmat terhadap hambanya. Kata al-ayah (tanda-tanda) di dalam al-Quran mengungkapkan terhadap sesuatu yang agung, yang menunjukkan kekuasaan Allah Swt. Yaitu sebagai tanda untuk menghimpun rasa cinta, keluarga dan segala makhluk. Pernikahan adalah kesenangan dunia. Rasulullah Saw. bersabda;

“Dunia adalah kesenangan, dan Sebaik-baik kesenangan dunia adalah isteri yang salehah.” (HR. Muslim dan Ahmad dari Hadis Abdullah bin Amr)

Download

Klik di SINI saja. | 30 Manfaat Nikah

=====

Judul Asli : 30 Faidah li az-Zawaj
Penulis : Muhammad ad-Dardiri
Penerbit : Maktabah Aulad li at-Turats, Kairo
Penerjemah : Mustafa Rahim, Lc
Editor & Layout : Kaunee Creative Team
Edisi Terbit : Pertama, Februari 2008
PT. Kuwais International
Jl. Bambu Wulung No. 10, Bambu Apus
Cipayung, Jakarta Timur 13890

Post Author: ibnumuslimid

Leave a Reply