188 Nubuat Rasulullah yang Sudah Terjadi dan Belum Terjadi?

Oleh penerjemah kata Nubuat diterjemahkan menjadi “Ramalan” – kurang pas kesannya, meski ebook ini tetap asyik dibaca dan dikoleksi sebagai penambah wawasan dan pengetahuan tentang rahasia-rahasia yang diungkap Rasulullah SAW.

Mengenai bukti-bukti kenabian yang bersifat maknawi, Al-Qur’an merupakan bukti kenabian terbesar yang bersifat maknawi. Al-Qur’an adalah mukjizat Rasulullah SAW yang kekal dan yang berbicara yang mengalahkan semua manusia. Allah SWT berfirman,

“Katakanlah: “Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan Dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain.” Surat al-Israa, ayat:88.

Pengantar Penulis

Ketika Allah SWT memberikan kemurahan kepada saya belajar di Universitas Al-Azhar pada program pasca sarjana terjadi suatu hal kebetulan yang sangat membahagiakan saya, yaitu Prof. Dr. Abdul Muhdi Abdul Qadir, asisten professor pada Fakultas Ushuludin Kairo memberikan beberapa hadits Nabi SAW untuk ditakhrij dan diteliti sebagai penelitian kuatitatif diploma dua. Hadits-hadits itu –jumlahnya sebanyak dua puluh hadits lebih- berkaitan dengan nubuat-nubuat Rasulullah SAW.

Hal ini membangkitkan obsesi lama yang terpendam. Oleh karena itu, ketika datang kesempatan untuk mendaftarkan judul thesis saya menetapkan bahwa judul thesis saya adalah “Nubuuaat ar-Rasuul Shallallaah ‘Alaih Wa Sallam Maa Tahaqqaqa Minhaa Wa Maa Yatahaqqaq” (Nubuat-nubuat Rasulullah SAW Yang Telah Terjadi dan
Yang Akan Terjadi) agar saya merasa bahagia mengumpulkan berbagai nubuat Rasulullah SAW yang tersebar dalam buku-buku hadits pada satu tempat. Semoga dengan demikian saya dapat berkhidmat kepada agama Islam, kaum muslimin dan Sunnah Nabi SAW. (Penulis: Muhammad Waliyullah an-Nadwi)

Pengantar dari Ulama

Saya sangat merasa terkejut dan gembira ketika melihat thesis karya Muhammad Waliyullah Abdurrahman An-Nadawi yang saya mengenalnya sejak ia menjadi mahasiswa di Universitas Nadwah al-‘Ulamaa’. Saya tidak mengira demikian juga guru-gurunya- bahwa ia memiliki obsesi yang sangat tinggi sehingga ia membahas tema yang sangat detail yang sangat besar pertanggungjawabannya dalam thesis yang ia tulis untuk meraih gelar master di Universitas Al-Azhar Asy-Syarif. Saya sangat kagum karena thesis itu bersifat komprehensif memuat seratus delapan puluh delapan nubuat Rasulullah SAW.

Di antara nubuat-nubuat tersebut ada yang berkaitan dengan para sahabat, para tabiin dan orang-orang setelah mereka yang hidup sesudah masa para sahabat. Di antara nubuat-nubuat tersebut ada yang memiliki dasar dan isyarat-isyarat dalam buku-buku para ahli hadits dan para pensyarah hadits terdahulu, tetapi perlu dilakukan takhrij dan naqd (kritik) terhadap sanad dan matan hadits yang berkaitan dengan nubuat-nubuat itu. Perlu juga dilakukan perbandingan antara berbagai redaksi hadits dari berbagai jalur. Di antara nubuat-nubuat tersebut terdapat beberapa nubuat yang bersifat maknawi (abstrak) yang berkaitan dengan berbagai masa, berbagai generasi, masyarakat islam, perubahan moral dan tingkah laku juga berkaitan dengan kemajuan zaman sehingga penulis harus memiliki pengetahuan yang luas terhadap sejarah Islam dalam berbagai masa dan generasi untuk menetapkan terbuktinya nubuat-nubuat itu. Syaikh Abu Hasan an-Nadwi (Rektor Universitas Nadwah al-‘Ulamaa’, India)

Sunnah Nabi SAW memiliki kedudukan tinggi dalam syariat Islam. Salah satu aspek yang sangat penting yang terdapat dalam Sunnah Nabi adalah aspek yang terdapat dalam thesis yang sangat berharga ini yang ditulis oleh murid kami, penulis yang sangat rajin, Syaikh Muhammad Waliyullah Abdurrahman An-Nadawi dengan judul “Nubuuaat ar-Rasuul Shallallaah ‘Alaih Wa Sallam Maa Tahaqqaqa Minhaa Wa Maa Yatahaqqaq.”

Dalam thesis ini, penulis juga memuat secara khusus berbagai nubuat Rasulullah SAW yang belum terjadi, seperti nubuat Rasulullah SAW mengenai muculnya Imam Mahdi, mengenai kaum muslimin yang akan memerangi kaum Yahudi, mengenai suatu pasukan yang terkalahkan di Baidaa’ dan nubuat-nubuat lainnya. Penulis telah mencurahkan segala upaya yang patut diucapkan terima kasih dalam tema yang sangat penting ini.

Semoga Allah SWT menjadikan ilmunya bermanfaat bagi kita, memberi taufik kepadanya dan kepada kita semua untuk dapat berkhidmat kepada Islam dan Sunnah Nabi SAW. Hanya Allah SWT pemberi taufik. Prof. Dr. Ahmad Umar Hasyim (Wakil Rektor Universitas al-Azhar, Mesir)

Download

KLIK di SINI ajah.

Judul Asli : 188 Nubuat ar-Rasul – Maa Tahaqaqa Minha wa Maa Yatahaqqa
Penulis : Muhammad Waliyullah an-Nadwi
Penerbit : Darus Salam
Penerjemah : Abdul Amin, Lc., Arya Noor Armansyah, Badrudin
PT. Kuwais International
Jl. Bambu Wulung No. 10, Bambu Apus
Cipayung, Jakarta Timur 13890
Edisi Terbit : Pertama, Februari 2008

Post Author: ibnumuslimid

Leave a Reply